Kesejahteraan Guru Honorer Perlu Ditingkatkan

img

TENGGARONG, Kesejahteraan guru honor atau THL di Kutai Kartanegara patut mendapat perhatian dari Pemerintah Kutai Kartanegara, yakni Dinas Pendidikan Kukar. Selama ini gaji  guru honor masih sangat rendah.

“Oleh karenanya perlu untuk kita perjuangkan, supaya gaji yang mereka terima itu sesuai dengan UMP (Upah Minimum Provinsi),” kata Baharudin, Ketua Komisi IV DPRD Kukar belum lama ini.

Dikatakan Baharudin, bahwa selama ini kesejahteraan guru honor di Kukar masih sangat minim.”Kalau anggaran memungkinkan maka kami sangat mendukung supaya pemerintah memberikan gaji kepada tenaga honor khususnya guru sesuai dengan UMP,” katanya.

Sementara Saparudin Pabonglean yang juga Anggota Komisi IV mengungkapkan bahwa perlu ada keseriusan semua pihak dalam upaya mendukung dan memajukan dunia pendidikan di Kutai Kartanegara. Dalam amanah undang undang, alokasi anggaran pendidikan wajib dialokasikan mencapai 20 persen dari nilai APBD.

“Kalau bisa lebih dari itu, di Pemkot Balikpapan alokasi anggaran pendidikan mencapai angka 23 persen dari nilai APBD,” katanya.

Lanjut Saparudin, Pemkot balikpapan sudah memberlakukan gaji untuk honor senilai Rp2,7 juta perbulan bahkan bisa mencapai Rp3 juta, bila jam mengajar diakumulasikan lebih dari 24 jam pelajaran.

“Untuk isentif ini ada perbedaan antara guru dikota dan didaerah pendalaman ada mendapatkan insentif khusus sesuai jarah tempuh dan ini sudah diberlakukan di Kutai Kartanegara,” ujarnya.awi/poskotakaltimnews.com